HomeKesehatan4 Bahaya Makan Gorengan yang Jarang Disadari, Yuk Waspada!

4 Bahaya Makan Gorengan yang Jarang Disadari, Yuk Waspada!

Date:

Related stories

Bolehkah Anak Berqurban untuk Orang Tua yang Sudah Meninggal? Ini Jawabannya!

Suara Online - Menjelang Hari Raya Idul Adha, banyak...

Hewan Qurban Jenis Ini Paling Banyak Dicari Warga Tahun 2026

Suara Online – Aktivitas pencarian hewan qurban mulai terlihat...

Jangan Asal Beli! Ini Tips Memilih Hewan Kurban Berkualitas 2026

Suara Online – Jangan asal membeli hewan kurban. Simak...
spot_imgspot_img

SUARAONLINE.COM – Gorengan adalah camilan yang sulit dilepaskan dari kehidupan sehari-hari, terutama di Indonesia. Dengan rasa gurih dan harga yang terjangkau, gorengan menjadi pilihan banyak orang sebagai teman ngopi atau camilan santai. Namun, di balik kenikmatannya, terdapat berbagai bahaya makan gorengan yang jarang disadari oleh banyak orang. Yuk, kita bahas lebih lanjut agar tetap sehat dan bijak mengonsumsinya!

4 Bahaya Makan Gorengan

Dikutip dari laman Kemenkes, terdapat 4 bahaya makan gorengan yang tidak banyak diketahui orang, diantaranya : 

  1. Memicu Obesitas

Bahaya makan gorengan yang pertama yaitu dapat memicu obesitas. Proses menggoreng membuat makanan menyerap banyak minyak, sehingga kandungan kalorinya melonjak. Jika sering mengonsumsi gorengan tanpa memperhatikan porsi atau keseimbangan asupan harian, risiko obesitas akan meningkat. 

  1. Memicu Penyakit Jantung

Bahaya makan gorengan yang selanjutnya yaitu dapat memicu penyakit jantung. Mengonsumsi gorengan terlalu sering dapat memperburuk kesehatan jantung. Lemak trans dan lemak jenuh dalam gorengan dapat mempersempit pembuluh darah, meningkatkan tekanan darah, dan memicu penumpukan plak di arteri. Hal ini menjadi salah satu penyebab utama serangan jantung dan penyakit jantung koroner.

  1. Meningkatkan Resiko Terkena Diabetes Tipe 2

Bahaya makan gorengan yang selanjutnya yaitu dapat meningkatkan resiko terkena diabetes tipe 2. Hal ini disebabkan oleh beberapa faktor, seperti : 

  • Tingginya kandungan lemak trans dan lemak jenuh dalam gorengan yang dapat memicu resistensi insulin, yaitu kondisi di mana tubuh tidak lagi merespons insulin dengan baik. 
  • Selain itu, juga menyebabkan obesitas, yang dimana merupakan salah satu faktor risiko utama diabetes tipe 2 karena memengaruhi kerja hormon insulin dalam tubuh. 
  • Beberapa gorengan juga memiliki indeks glikemik tinggi yang menyebabkan lonjakan kadar gula darah yang signifikan setelah dikonsumsi, dimana lonjakan gula darah yang terus-menerus dapat menyebabkan resistensi insulin.
  1. Menyebabkan Risiko Kanker dari Zat Karsinogenik

Bahaya makan gorengan yang terakhir yaitu dapat menyebabkan kanker. Gorengan yang dimasak pada suhu tinggi, terutama dengan minyak yang telah digunakan berulang kali, berpotensi menghasilkan zat karsinogenik seperti akrilamida. Zat ini terbentuk dari reaksi antara asam amino dan gula dalam makanan bertepung saat dipanaskan. Dalam jangka panjang, akrilamida dapat meningkatkan risiko berbagai jenis kanker.

Cara Bijak Mengurangi Risiko dari Gorengan

Meskipun gorengan tidak sepenuhnya bisa dihindari, kita tetap bisa mengurangi dampaknya dengan beberapa langkah berikut:

  • Gunakan Minyak Berkualitas

Jika membuat gorengan sendiri, gunakan minyak yang sehat seperti minyak kelapa atau minyak zaitun, dan hindari menggunakan minyak berulang kali.

  • Batasi Frekuensi Konsumsi

Kurangi kebiasaan makan gorengan setiap hari. Cobalah untuk menjadikan gorengan sebagai makanan sesekali, bukan makanan utama.

  • Tiriskan Minyak Sebelum Dikonsumsi

Pastikan gorengan yang akan dimakan telah ditiriskan minyaknya menggunakan kertas minyak atau tisu dapur.

  • Konsumsi Makanan Berserat Tinggi

Imbangi gorengan dengan makanan tinggi serat seperti sayur, buah, dan biji-bijian untuk membantu pencernaan dan mengurangi efek buruk dari lemak.

Itu dia beberapa bahaya makan gorengan yang tidak banyak disadari oleh banyak orang. Gorengan memang lezat dan sulit ditinggalkan, tetapi risiko kesehatannya tidak boleh dianggap remeh. Oleh karena itu, mulailah mengatur pola makan dengan bijak. Jangan lupa imbangi dengan olahraga dan pola hidup sehat agar tetap fit!.

Baca Juga : Minum Air Es Bikin Gemuk, Mitos atau Fakta?

Subscribe

- Never miss a story with notifications

- Gain full access to our premium content

- Browse free from up to 5 devices at once

Latest stories

spot_img

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here