HomeGaya HidupGrey Divorce: Fenomena Perceraian Usia Senja dan 6 Faktor Penyebabnya!

Grey Divorce: Fenomena Perceraian Usia Senja dan 6 Faktor Penyebabnya!

Date:

Related stories

Bolehkah Anak Berqurban untuk Orang Tua yang Sudah Meninggal? Ini Jawabannya!

Suara Online - Menjelang Hari Raya Idul Adha, banyak...

Hewan Qurban Jenis Ini Paling Banyak Dicari Warga Tahun 2026

Suara Online – Aktivitas pencarian hewan qurban mulai terlihat...

Jangan Asal Beli! Ini Tips Memilih Hewan Kurban Berkualitas 2026

Suara Online – Jangan asal membeli hewan kurban. Simak...
spot_imgspot_img

Suaraonline.com – Fenomena perceraian di usia senja akhir-akhir ini kembali menjadi sorotan. Grey divorce, salah satu fenomena yang terjadi terhadap pasangan yang telah menikah dengan usia pernikahan rata-rata 20 tahun lebih dan pada akhirnya memilih untuk bercerai rata-rata pada usia 50 tahun.

Grey divorce terjadi karena dalam pernikahan tidak ada lagi keharmonisan dan dianggap kurang membahagiakan meskipun telah menjalin hubungan pernikahan puluhan tahun. Namun penyebab utama dari fenomena ini adalah karena konflik berkepanjangan yang sulit untuk diselesaikan.

Penyebab Grey Divorce

Adapun beberapa penyebab banyak sekali pasangan lanjut usia yang memilih untuk bercerai adalah sebagai berikut:

1. Pernikahan Kedua Justru Lebih Rentan

Banyak generasi tahun 70 an yang telah bercerai dan melanjutkan hidupnya dengan menikah kembali. Pernikahan yang kedua ini justru sering kali lebih rentan mengalami grey divorce.

2. Rumah yang Sudah Kosong

Anak-anak yang sudah semakin dewasa akan menikah dan menjalani kehidupannya sendiri sehingga ketika orang tua berusia lanjut ditinggalkan akan menganggap bahwa pernikahan hanya untuk tanggung jawab sebagai orang tua.

Setelah tugas menjadi orang tua selesai, maka banyak pasangan yang memilih untuk bercerai karena hubungan terasa semakin hambar.

3. Perceraian Tertunda

Banyak pasangan yang sebenarnya menunda perceraiannya karena demi anak atau urgensi lain. Saat tanggungan tersebut telah selesai, akhirnya mereka memilih untuk bercerai karena itu adalah opsi terbaik.

4. Penurunan Karir

Di usia senja, kehidupan karir akan tentu mengalami penurunan yang dimana seseorang yang berusia lanjut akan pensiun. Beberapa orang akan mengalami ketidakpuasan dalam hidup karena merasa tidak bisa produktif kembali dan akhirnya memilih untuk bercerai.

5. Perselingkuhan

Grey divorce juga dapat terjadi karena salah satu pasangan melakukan perselingkuhan. Perselingkuhan ini bisa saja terjadi meskipun kecil kemungkinan terjadi pasangan yang telah berusia senja.

Namun siapa sangka, banyak pasangan usia senja yang justru melakukan perselingkuhan dengan kembali pada cinta pertama atau seseorang yang ia cintai di masa lalunya.

6. Kebutuhan Finansial

Tidak semua pasangan di usia senja memiliki finansial yang bagus meskipun telah diberikan oleh anaknya. 

Alasan kebutuhan finansial yang semakin membengkak juga bisa menjadi salah satu penyebab terjadinya perceraian di usia senja. Mereka lebih memilih jalan hidupnya masing-masing agar tidak membebani satu sama lainnya. 

Cara Mencegah Grey Divorce

Grey divorce juga dapat dicegah dengan beberapa cara supaya tidak terjadi. Berikut ini cara mencegahnya:

1. Pertimbangkan Dampak yang Dirasakan

Sebelum melakukan perceraian, pertimbangkan dampak yang akan terjadi dengan matang. Jangan sampai membuat keputusan karena emosional karena bukan hanya berdampak pada pasangan melainkan juga anak, harta, dan hal lainnya.

2. Menciptakan Komunikasi yang Terbuka

Sebelum hendak memutuskan bercerai, cobalah untuk melakukan komunikasi dengan pasangan secara terbuka. Jangan segan untuk menyampaikan segala masalah atau keluhan yang dihadapi selama ini untuk dicarikan solusi bersama.

3. Melakukan Rutinitas Baru

Usia senja adalah usia rawan akan kebosanan, ketika sudah ditinggalkan anak untuk merantau atau menikah, maka pasangan bisa melakukan hobi atau mencari rutinitas yang baru untuk mengurangi kebosanan tersebut sehingga hubungan semakin erat.

Itulah tadi pembahasan mengenai penyebab dan cara mencegah terjadinya grey divorce. Meskipun telah memasuki usia senja, namun dalam pernikahan tersebut justru sering kali mengalami guncangan badai pernikahan.

Untuk mencegah terjadinya perceraian tersebut, maka cara paling efektif adalah dengan melakukan komunikasi kepada pasangan. Tak hanya itu, dukungan anak dan kerabat juga menjadi faktor yang dapat mencegah terjadinya perceraian dengan diberikannya solusi.

Baca Juga: Mengenal Agoraphobia: Kepanikan yang Berujung Kecemasan Berlebih dan Kenali 5 Bentuk Gejalanya!

Penulis: Suci Wulandari

Subscribe

- Never miss a story with notifications

- Gain full access to our premium content

- Browse free from up to 5 devices at once

Latest stories

spot_img

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here