HomeBeritaKampoeng Ramadan Jogokariyan Sediakan 3.800 Porsi Makan Gratis untuk Berbuka, Banjir Pujian...

Kampoeng Ramadan Jogokariyan Sediakan 3.800 Porsi Makan Gratis untuk Berbuka, Banjir Pujian Warganet

Date:

Related stories

Bolehkah Anak Berqurban untuk Orang Tua yang Sudah Meninggal? Ini Jawabannya!

Suara Online - Menjelang Hari Raya Idul Adha, banyak...

Hewan Qurban Jenis Ini Paling Banyak Dicari Warga Tahun 2026

Suara Online – Aktivitas pencarian hewan qurban mulai terlihat...

Jangan Asal Beli! Ini Tips Memilih Hewan Kurban Berkualitas 2026

Suara Online – Jangan asal membeli hewan kurban. Simak...
spot_imgspot_img

Suara Online, Yogyakarta – Program berbagi makanan gratis di Kampoeng Ramadan Jogokariyan, Kota Yogyakarta kembali menjadi sorotan publik.

Informasi tersebut ramai dibagikan melalui akun TikTok Jajan Di Jogja dan langsung menuai beragam respons dari warganet.

Dalam unggahan yang beredar, Kampoeng Ramadan Jogokariyan disebut menyediakan sekitar 3.800 porsi makanan gratis setiap hari untuk jamaah berbuka puasa selama Ramadan 1447 Hijriah.

Ribuan porsi tersebut dibagikan kepada masyarakat yang datang untuk berbuka di kawasan Masjid Jogokariyan.

Program ini mendapat banyak pujian dari pengguna media sosial. Warganet menilai langkah tersebut sebagai bentuk kepedulian sosial yang konsisten dilakukan setiap tahun selama bulan suci Ramadan.

Tak sedikit pula yang mengapresiasi sistem distribusi makanan yang dinilai tertib dan terorganisir. Beberapa komentar menyebut kegiatan tersebut sebagai contoh nyata gotong royong dan solidaritas masyarakat.

Namun di tengah pujian yang mengalir, muncul juga perbandingan dengan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang saat ini menjadi kebijakan pemerintah. Sebagian warganet membandingkan sumber pendanaan serta kualitas menu yang disajikan.

Ada komentar yang menyebut bahwa program di Jogokariyan bersumber dari donasi dan swadaya masyarakat, sementara program MBG berasal dari anggaran negara. Perbandingan tersebut memicu diskusi panjang di kolom komentar.

Meski demikian, banyak pihak mengingatkan agar kedua program tidak dipertentangkan, mengingat keduanya memiliki tujuan berbeda dan menyasar kelompok penerima manfaat yang tidak sama.

Kampoeng Ramadan Jogokariyan sendiri dikenal sebagai salah satu pusat kegiatan Ramadan yang rutin menyediakan ribuan porsi makanan gratis setiap tahunnya. Tradisi ini telah berjalan selama bertahun-tahun dan menjadi bagian dari budaya berbagi di Yogyakarta.

Hingga kini, unggahan mengenai 3.800 porsi makan gratis tersebut masih ramai dibicarakan dan terus mendapat respons positif dari masyarakat luas.

Baca Juga : Siswa SD Lahap Santap Menu MBG, Warganet Soroti Kesenjangan Menu di Berbagai Daerah

Subscribe

- Never miss a story with notifications

- Gain full access to our premium content

- Browse free from up to 5 devices at once

Latest stories

spot_img

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here