HomeArtikelGhosting di Dunia Kerja: Kenapa HR Menghilang Setelah Interview?

Ghosting di Dunia Kerja: Kenapa HR Menghilang Setelah Interview?

Date:

Related stories

Bolehkah Anak Berqurban untuk Orang Tua yang Sudah Meninggal? Ini Jawabannya!

Suara Online - Menjelang Hari Raya Idul Adha, banyak...

Hewan Qurban Jenis Ini Paling Banyak Dicari Warga Tahun 2026

Suara Online – Aktivitas pencarian hewan qurban mulai terlihat...

Jangan Asal Beli! Ini Tips Memilih Hewan Kurban Berkualitas 2026

Suara Online – Jangan asal membeli hewan kurban. Simak...
spot_imgspot_img

Suaraonline.com  – Fenomena ghosting di dunia kerja semakin sering terjadi, terutama di era rekrutmen yang serba cepat dan digital.  Banyak kandidat merasa bingung atau bahkan kehilangan percaya diri ketika HR tiba-tiba menghilang setelah proses interview. 

Tak ada kabar lanjutan, tak ada penolakan resmi, dan tak ada penjelasan mengapa proses rekrutmen mendadak berhenti. Situasi ini membuat banyak orang bertanya-tanya, “Salahku apa?” Padahal, tidak selalu kesalahan ada pada kandidat.

Alasan HR Ghosting Setelah Interview

Dalam banyak kasus, alasan HR menghilang bukan semata karena kemampuan kandidat tidak sesuai. Salah satu alasan terbesar adalah proses internal perusahaan yang tak stabil. 

Terkadang, kebutuhan posisi berubah secara mendadak, anggaran direvisi, atau prioritas perusahaan bergeser sehingga membuat proses rekrutmen dihentikan begitu saja. 

Inilah mengapa ghosting di dunia kerja sering terasa tidak adil bagi pelamar.

Selain itu, HR juga sering menangani ratusan pelamar sekaligus. Ketika beban kerja tinggi, kandidat yang tidak langsung masuk shortlist sering terlewatkan komunikasinya. 

Bukan karena tidak layak, tetapi karena sistem komunikasi internal tidak berjalan rapi. 

Di beberapa perusahaan, budaya memberikan umpan balik juga belum menjadi standar, sehingga tidak ada kebiasaan memberi informasi lanjutan.

Ada juga kondisi ketika HR menunggu persetujuan atasan, tetapi proses tersebut macet di tengah jalan. 

Akhirnya, kandidat dibiarkan menggantung tanpa kabar. Meskipun ini bukan pembenaran, ini menjadi salah satu kenyataan pahit di dunia rekrutmen modern.

Namun, satu hal yang perlu kamu tanamkan adalah hilangnya kabar bukan cerminan nilai dirimu. 

Ghosting di dunia kerja adalah hasil dari sistem yang belum sempurna, bukan kegagalan pribadi. Jika kamu mengalami ini, tetap lanjutkan melamar tempat lain tanpa perlu memikirkan bagaimana orang bersikap.

Editor : Annisa Adelina Sumadillah

Subscribe

- Never miss a story with notifications

- Gain full access to our premium content

- Browse free from up to 5 devices at once

Latest stories

spot_img

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here