HomeKesehatanSering Dianggap Sama! Apa Perbedaan Rhinitis dan Sinusitis?

Sering Dianggap Sama! Apa Perbedaan Rhinitis dan Sinusitis?

Date:

Related stories

Bolehkah Anak Berqurban untuk Orang Tua yang Sudah Meninggal? Ini Jawabannya!

Suara Online - Menjelang Hari Raya Idul Adha, banyak...

Hewan Qurban Jenis Ini Paling Banyak Dicari Warga Tahun 2026

Suara Online – Aktivitas pencarian hewan qurban mulai terlihat...

Jangan Asal Beli! Ini Tips Memilih Hewan Kurban Berkualitas 2026

Suara Online – Jangan asal membeli hewan kurban. Simak...
spot_imgspot_img

Suaraonline.com – Banyak orang menganggap bersin-bersin hingga hidung berair maupun tersumbat adalah gejala ringan. Sering menganggap sepele gejala bersin-bersin yang terus menerus merupakan hal yang tidak disarankan.

Padahal hal tersebut bisa saja menjadi penyakit serius, seperti rhinitas atau sinusitis. Namun, apakah perbedaan rhinitis dan sinusitis disini? Karena banyak orang yang menganggapnya sama.

Ada beberapa perbedaan rhinitis dan sinusitis yang perlu diketahui, jika sering mengalami bersin-bersin. Apa saja perbedaan rhinitis dan sinusitis yang berkaitan dengan hidung tersebut? Simak dibawah ini.

Perbedaan Rhinitis dan Sinusitis

1. Pengertian

Rhinitis merupakan kondisi dimana rongga hidung mengalami peradangan, kemudian menyebabkan gejala bersin-bersin dan hidung tersumbat maupun berair. Penyakit ini mempunyai 2 jenis, yaitu rhinitis alergi dan non-alergi.

Sedangkan sinusitis atau bisa disebut juga rinosinusitis adalah kondisi dimana peradangan yang dialami pada rongga sinus. Hal ini terjadi akibat infeksi virus maupun bakteri.

Jenisnya ada 2, yaitu sinusitis akut yang terjadi dalam jangka pendek, dalam waktu kurang dari 12 minggu. Sedangkan jenis yang kedua yaitu sinusitis kronis yang terjadi dalam jangka waktu lama, dalam waktu lebih dari 12 minggu.

2. Faktor Pemicu

Faktor pemicu rhinitis yaitu biasanya disebabkan oleh alergi hidung. Namun, bisa juga dipicu karena infeksi dan gangguan saraf dalam hidung atau rhinitis vasomotor. Faktor pemicu yang lebih lengkap dalam 2 jenisnya yaitu:

a) Rhinitis Alergi, terjadi karena disebabkan oleh beberapa macam alergen yang merupakan hal tersebut adalah respon dari alergi. Seperti, debu, bulu hewan, serbuk sari, dan asap rokok.

b) Rhinitis Non-Alergi, terjadi karena disebabkan oleh virus atau bakteri, perubahan suhu, obat-obatan, hormon (pada wanita hamil yang mempunyai rhinitis), dan sebagian tidak diketahui oleh penyebabnya. Pada jenis kedua ini, tidak ada gejala di tenggorokan dan mata.

    Sedangkan faktor pemicu dari sinusitis yaitu biasanya disebabkan oleh infeksi. Faktor pemicu dalam 2 jenisnya, yaitu:

    1. Sinusitis Akut, biasanya terjadi karena sebelumnya pernah mengalami ISPA (Infeksi Saluran Pernafasan Akut) yang diakibatkan oleh infeksi bakteri atau virus.
    2. Sinusitis Kronis, biasanya terjadi karena peradangan kronis, seperti asma bronkial.

    Terjadinya sinusitis ini biasanya setelah lima hari akan muncul dan meningkat. Dan sepuluh hari merupakan gejala bertahan tanpa adanya perbaikan.

    3. Gejala

    Perbedaan rhinitis dan sinusitis dilihat dari gejalanya tidak sepenuhnya berbeda, namun ada juga yang sama. Berikut beberapa gejala yang terjadi pada penderita rhinitis dan sinusitis.

    a) Rhinitis

      Bersin-bersin, mata gatal atau berair, hidung gatal, hidung berair atau berlendir bening, dan hidung tersumbat.

      b) Sinusitis

        Hidung tersumbat, cairan mengalir dari belakang tenggorokan, cairan kental dari hidung berwarna kekuningan, sakit kepala, kepala terasa berat, demam, batuk, nyeri bagian wajah,dan berkurang hingga hilangnya indra penciuman.

        Pada penderita rhinitis gejala-gejala di atas bisa muncul kapan saja. Namun bisa dihindari atau dihilangkan ketika menjauhi faktor pemicunya.

        Gejala-gejala pada rhinitis dan sinusitis ini akan segera hilang dalam jangka waktu beberapa hari hingga minggu. Namun juga ada yang bisa sampai berbulan-bulan karena penyakit telah kronis.

        4. Penanganan

        Penanganan pada penderita rhinitis maupun sinusitis hampir sama. Yaitu bisa dilakukan pemeriksaan terapi rutin maupun dengan memberikan obat-obatan. Namun hal ini tetap dengan pengawasan dokter.

        Demikianlah perbedaan rhinitis dan sinusitis, yang sering dianggap sama. Kedua penyakit ini memang berkaitan dengan hidung, namun ternyata kenyataannya berbeda, baik dari segala gejala, faktor pemicu, dan lainnya.

        Subscribe

        - Never miss a story with notifications

        - Gain full access to our premium content

        - Browse free from up to 5 devices at once

        Latest stories

        spot_img

        LEAVE A REPLY

        Please enter your comment!
        Please enter your name here