HomeKesehatanGaperlu Bingung! Ini Dia Perbedaan AHA BHA dan PHA Dalam Kandungan Skincare

Gaperlu Bingung! Ini Dia Perbedaan AHA BHA dan PHA Dalam Kandungan Skincare

Date:

Related stories

Bolehkah Anak Berqurban untuk Orang Tua yang Sudah Meninggal? Ini Jawabannya!

Suara Online - Menjelang Hari Raya Idul Adha, banyak...

Hewan Qurban Jenis Ini Paling Banyak Dicari Warga Tahun 2026

Suara Online – Aktivitas pencarian hewan qurban mulai terlihat...

Jangan Asal Beli! Ini Tips Memilih Hewan Kurban Berkualitas 2026

Suara Online – Jangan asal membeli hewan kurban. Simak...
spot_imgspot_img

SUARAONLINE.COM – Banyak sekali produk skincare yang memiliki kandungan AHA BHA dan PHA. 3 kandungan tersebut biasanya digunakan dalam produk skincare yang dikhususkan untuk eksfoliasi kulit dan merupakan 3 kandungan skincare yang memiliki manfaat yang berbeda. Namun masih banyak yang masih bingung terkait perbedaan AHA BHA dan PHA. Apasih perbedaan AHA BHA dan PHA? yuk kita bahas lebih lanjut.

Perbedaan AHA BHA dan PHA

Produk skincare kebanyakan menggunakan kandungan yang memiliki sifat asam, karena jika digunakan dengan takaran yang tepat dan benar akan memberikan hasil yang sangat baik untuk kulit. Begitupun dengan AHA BHA dan PHA yang memiliki sifat asam sehingga digunakan sebagai kandungan skincare, khususnya untuk eksfoliasi. Namun, 3 kandungan tersebut merupakan kandungan yang memiliki fungsi dan manfaat yang berbeda. Ini dia perbedaan AHA BHA dan PHA

  1. Alpha-hydroxy acid (AHA)

Alpha-hydroxy acid (AHA) adalah jenis asam larut air yang didapatkan dari olahan tumbuhan dan hewan.  AHA memiliki manfaat untuk kulit diantaranya seperti, menghilangkan jerawat dan bekas jerawat, mengangkat sel kulit mati, meratakan warna kulit wajah, mengecilkan pori-pori, mencegah penuaan dini, hingga melembapkan kulit. Untuk menghindari iritasi, disarakan untuk menggunakan AHA dengan kandungan konsentrasi kurang dari 10%. Jenis AHA yang biasa digunakan dalam skincare adalah glycolic acid dan lactic acid karena memiliki resiko rendah iritasi.

  1. Beta-hydroxy acid (BHA)

Beta-hydroxy acid (BHA) adalah asam larut lemak yang biasa didapatkan dari tumbuhan seperti, kulit pohon willow, kayu manis atau daun wintergreen. Kandungan BHA cocok digunakan untuk yang memiliki masalah kulit berminyak karena kandungan ini dapat mengontrol minyak berlebih pada wajah. 

Selain itu, BHA juga berfungsi untuk mengangkat sel kulit mati dan mengurangi terbentuknya komedo hitam dan putih. Jika ingin menggunakan skincare dengan kandungan BHA untuk mengobati jerawat, kamu bisa memilih produk BHA dengan konsentrasi sekitar 0,5 – 5 persen, jika melebihi konsentrasi tersebut rentan menyebabkan kulit iritasi. 

  1. Polyhydroxy acid (PHA)

Polyhydroxy acid (PHA) adalah senyawa turunan dari AHA yang memiliki fungsi yaitu mengelupas sel kulit mati dan meratakan warna kulit. PHA memiliki perbedaan dengan AHA dan BHA, PHA lebih aman karena tidak mengiritasi kulit dan tidak sensitif terhadap sinar matahari. PHA tidak membantu eksfoliasi kulit tanpa menyebabkan kulit menjadi kering, sehingga kandungan ini cocok untuk orang yang memiliki masalah kulit sensitif terhadap AHA dan BHA. Memiliki asupan antioksidan yang meningkatkan kolagen sehingga mengurangi proses penuaan dini.

Jika disimpulkan, perbedaan AHA BHA dan PHA adalah terletak pada kandungan dan penggunanya. Kandungan AHA cocok untuk orang yang memiliki masalah kulit berjerawat, BHA cocok untuk orang yang memiliki kulit berminyak karena bisa mengontrol minyak berlebih, sedangkan PHA cocok untuk kulit sensitif. 

Baca Juga : 4 Manfaat Centella Asiatica Untuk Kesehatan Kulit

Subscribe

- Never miss a story with notifications

- Gain full access to our premium content

- Browse free from up to 5 devices at once

Latest stories

spot_img

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here