HomeBeritaRupiah Terpuruk, Harga Impor Diprediksi Naik

Rupiah Terpuruk, Harga Impor Diprediksi Naik

Date:

Related stories

Bolehkah Anak Berqurban untuk Orang Tua yang Sudah Meninggal? Ini Jawabannya!

Suara Online - Menjelang Hari Raya Idul Adha, banyak...

Hewan Qurban Jenis Ini Paling Banyak Dicari Warga Tahun 2026

Suara Online – Aktivitas pencarian hewan qurban mulai terlihat...

Jangan Asal Beli! Ini Tips Memilih Hewan Kurban Berkualitas 2026

Suara Online – Jangan asal membeli hewan kurban. Simak...
spot_imgspot_img

Suara Online – Pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS diperkirakan berdampak pada kenaikan harga barang impor. Rupiah tercatat berada di kisaran Rp16.300 per dolar AS pada perdagangan akhir pekan ini.

Pengamat ekonomi dari Universitas Indonesia, Fithra Faisal, mengatakan depresiasi rupiah akan meningkatkan biaya impor, terutama untuk sektor pangan dan energi. “Jika berlangsung lama, tekanan inflasi domestik bisa meningkat,” ujarnya.

Kondisi tersebut mulai dirasakan pelaku industri manufaktur yang masih bergantung pada bahan baku impor. 

Ketua Gabungan Pengusaha Elektronik menyebut beberapa perusahaan telah menyesuaikan strategi produksi untuk mengurangi risiko kerugian akibat fluktuasi kurs.

Di sisi lain, Bank Indonesia menilai pelemahan rupiah masih dipengaruhi faktor eksternal, termasuk penguatan dolar AS secara global. “Kami terus berada di pasar untuk menjaga stabilitas nilai tukar,” kata Deputi Gubernur Senior BI Destry Damayanti.

Analis mata uang Lukman Leong menjelaskan pasar saat ini masih dibayangi kekhawatiran perlambatan ekonomi dunia. Menurutnya, investor global memilih menempatkan dana pada instrumen berdenominasi dolar AS yang dianggap lebih aman.

Pemerintah optimistis tekanan terhadap rupiah bersifat sementara. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menegaskan fundamental ekonomi Indonesia masih cukup kuat menopang stabilitas pasar.

“Kinerja ekspor tetap baik dan investasi masih tumbuh positif,” katanya.

Meski demikian, masyarakat diimbau tetap waspada terhadap potensi kenaikan harga kebutuhan pokok akibat pelemahan mata uang nasional tersebut.

Baca Juga : Rupiah Melemah ke Level Terendah dalam Empat Tahun

Subscribe

- Never miss a story with notifications

- Gain full access to our premium content

- Browse free from up to 5 devices at once

Latest stories

spot_img

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here