HomeGaya HidupDelayed Grief: Ketidakmampuan Seseorang Memproses Perasaan Sedihnya dan Kenali 5 Tanda-tandanya!

Delayed Grief: Ketidakmampuan Seseorang Memproses Perasaan Sedihnya dan Kenali 5 Tanda-tandanya!

Date:

Related stories

Bolehkah Anak Berqurban untuk Orang Tua yang Sudah Meninggal? Ini Jawabannya!

Suara Online - Menjelang Hari Raya Idul Adha, banyak...

Hewan Qurban Jenis Ini Paling Banyak Dicari Warga Tahun 2026

Suara Online – Aktivitas pencarian hewan qurban mulai terlihat...

Jangan Asal Beli! Ini Tips Memilih Hewan Kurban Berkualitas 2026

Suara Online – Jangan asal membeli hewan kurban. Simak...
spot_imgspot_img

Suaraonline.com – Kehilangan orang yang dicintai memang selalu menjadi hal yang sangat menyakitkan. Tetapi setiap orang memiliki cara tersendiri dalam memproses perasaan emosionalnya. Ada yang menangis dan sedih saat ditinggalkan secara spontan, dan ada pula yang baru merasakan kesedihan saat kehilangan setelah cukup lama ditinggalkan.

Delayed grief, perasaan kesedihan yang baru bisa dirasakan setelah ditinggalkan orang yang dicintai selama berminggu-minggu, berbulan-bulan, atau bertahun-tahun. Perasaan delayed grief ini sering kali terjadi pada seseorang tanpa disadari atau bahkan juga bisa terjadi pada diri kita sendiri.

Definisi Delayed Grief

Terkadang ada seseorang ditinggalkan orang yang dicintai akan merasa kosong atau hampa dan inilah yang disebut dengan delayed grief. Maksudnya adalah, perasaan sedih tersebut akan muncul secara terlambat bukan di hari ketika ditinggalkan namun bisa muncul secara tiba-tiba.

Rasa sedih pada seseorang tidak pernah bisa diprediksi oleh siapapun, dan delayed grief merupakan rasa sedih yang tertunda. Ada kalanya ia merasa terkejut tentang peristiwa yang terjadi sehingga tidak mampu memproses perasaan sedihnya sehingga selalu tampak baik-baik saja.

Namun, dalam waktu yang cukup lama ia baru menyadari telah kehilangan dan banyak orang yang mengira jika dirinya telah pulih dari rasa kehilangan tersebut.

Tanda-tanda Mengalami Delayed Grief

Berikut ini tanda-tanda yang sering terjadi pada seseorang yang sedang mengalami delayed grief:

1. Merasa Datar Saat Kehilangan

Tepat saat hari kehilangan, seseorang yang mengalami kesedihan tertunda biasanya nampak datar dan biasa saja tanpa ekspresi. Biasanya respon alami seseorang adalah sedih, menangis, merasa hancur, namun saat seseorang mengalami kesedihan tertunda akan terlihat tidak kehilangan.

Tidak ada kehampaan dan kekosongan saat hari kehilangan terjadi bukan karena tidak peduli, tetapi otak secara otomatis menunda perasaan emosional tersebut untuk pertahanan diri. Namun tanpa disadari emosionalnya bisa meledak kapanpun karena mempertanyakan apa yang telah terjadi.

2. Sulit Mengingat Kenangan Orang yang Meninggalkannya

Seseorang yang mengalami delayed grief akan sulit sekali untuk mengingat kenangan orang yang meninggalkannya. Padahal kenangan seseorang yang dicintai merupakan bagian dari cara memproses kesedihan.

Tetapi seseorang yang kesedihannya tertunda justru akan merasa lupa terhadap setiap detail kenangan bersama orang yang dicintainya. Ingatan terkadang terasa buram karena alam bawah sadar menolak untuk mengingatnya atau sengaja mau dilupakan.

3. Munculnya Emosi yang Tidak Terduga

Seseorang yang mengalami kesedihan tertunda juga emosinya dapat meledak pada waktu-waktu yang tidak terduga. Terkadang di momen-momen tertentu kenangannya dapat muncul secara tiba-tiba seperti saat menonton film yang kisahnya sama, atau bertemu dengan orang yang mirip akan membuatnya menjadi sedih.

4. Menghindari Hal yang Membuatnya Ingat Saat Ditinggalkan

Seseorang yang mengalami kesedihan tertunda akan sangat menghindari segala hal yang membuatnya mengingat peristiwa ketika ditinggalkan orang yang dicintainya. Ia akan menjauhkan diri atau menjaga jarak dari hal-hal yang menyakitkan tersebut.

Ia tidak mau memicu rasa kesedihannya dengan mengingat segala kenangan yang pernah dijalani bersama dengan orang yang dicintainya. Jika hal ini dilakukan semakin lama, maka proses pemulihannya juga semakin membutuhkan waktu yang lama.

5. Munculnya Gejala Sakit pada Fisik

Bukan hanya mempengaruhi pikirannya, orang yang mengalami delayed grief juga akan merasakan tanda-tanda sakit pada fisiknya secara tiba-tiba. Beberapa orang akan mengalami sakit kepala, mual atau nyeri pada tubuh tanpa kejelasan.

Hal tersebut bisa terjadi karena seseorang terlalu banyak memikirkan mengenai kepergian orang yang dicintai beserta kenangannya.

Itulah tadi pembahasan mengenai definisi dan tanda-tanda seseorang mengalami delayed grief. Gejala ini memang bukan hal yang salah karena tiap orang memiliki respon emosional yang berbeda-beda. 

Menghadapi kehilangan orang yang dicintai memang bukan hal yang mudah. Namun, cobalah untuk berusaha mengelola perasaan emosional tersebut agar pemulihannya juga tidak membutuhkan waktu yang lama.

Baca Juga: Makanan Anti Kanker, Inilah Jenis-jenisnya yang Wajib Kamu Coba Demi Mencegah Perkembangannya!

Penulis: Suci Wulandari

Subscribe

- Never miss a story with notifications

- Gain full access to our premium content

- Browse free from up to 5 devices at once

Latest stories

spot_img

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here