HomeArtikelSiswa Keluhkan Menu MBG saat Ramadan, Soroti Dugaan Kesenjangan di Sejumlah Daerah

Siswa Keluhkan Menu MBG saat Ramadan, Soroti Dugaan Kesenjangan di Sejumlah Daerah

Date:

Related stories

Bolehkah Anak Berqurban untuk Orang Tua yang Sudah Meninggal? Ini Jawabannya!

Suara Online - Menjelang Hari Raya Idul Adha, banyak...

Hewan Qurban Jenis Ini Paling Banyak Dicari Warga Tahun 2026

Suara Online – Aktivitas pencarian hewan qurban mulai terlihat...

Jangan Asal Beli! Ini Tips Memilih Hewan Kurban Berkualitas 2026

Suara Online – Jangan asal membeli hewan kurban. Simak...
spot_imgspot_img

Suara Online,Jakarta – Sebuah video yang diunggah akun TikTok letor.25 ramai diperbincangkan warganet. 

Dalam video tersebut, seorang siswa menyampaikan protes terhadap menu Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diterimanya selama bulan Ramadan.

Dalam tayangan itu, siswa tersebut memperlihatkan menu yang ia dapatkan, yang disebut hanya berupa donat dengan harga sekitar Rp1.000-an. 

Selain itu, ia juga menunjukkan buah jeruk yang dinilai kurang segar serta kurma yang disebutnya dalam kondisi keras.

Ia pun menyampaikan kekecewaannya secara langsung di dalam video. Ungkapan tersebut kemudian viral dan memicu berbagai reaksi dari pengguna media sosial.

Sejumlah warganet menilai kualitas menu yang ditampilkan tidak sesuai dengan harapan program MBG yang bertujuan memenuhi kebutuhan gizi siswa. 

Namun, ada pula yang mengingatkan bahwa kondisi di setiap daerah bisa berbeda tergantung penyedia dan distribusi di lapangan.

Perbincangan ini kembali menyoroti isu pemerataan pelaksanaan program MBG. Sebelumnya, beredar pula berbagai unggahan dari daerah lain yang memperlihatkan variasi menu berbeda-beda, baik dari segi kualitas maupun kelengkapan.

Kondisi tersebut memunculkan pertanyaan publik mengenai standar pelaksanaan dan pengawasan distribusi MBG di tiap wilayah. 

Jika anggaran yang dialokasikan relatif sama, masyarakat menilai seharusnya kualitas dan kelayakan menu juga dapat merata.

Hingga kini, belum ada keterangan resmi dari pihak terkait mengenai video yang beredar tersebut. 

Namun, diskusi publik yang muncul menunjukkan perlunya evaluasi dan pengawasan berkala agar tujuan program dapat tercapai secara adil dan merata.

Program MBG sendiri digagas untuk mendukung pemenuhan gizi siswa. Karena itu, transparansi serta pengawasan distribusi dinilai menjadi kunci agar pelaksanaannya sesuai dengan harapan masyarakat.

Baca Juga :

Subscribe

- Never miss a story with notifications

- Gain full access to our premium content

- Browse free from up to 5 devices at once

Latest stories

spot_img

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here